Lirik dan lagu Spoon
Pada pengguna hanfon,sila tekan View Mobile Version kat bawah untuk lagunya
![]() |
| Lagu:Arwah Along/Lirik:Jay Jay |
Sekali Lagi
Bila cinta bermula...Hidup bercahaya..
Menyinari ruang gelap gelita...
Oh hanya menyilap jiwa...
Merawat pedih luka cinta...Ohhhh
Cinta kian dalam....Mekar dijiwa..
Harum ditanam sehingga bunga
Itu semua tinggal kenangan saja...
Amat pedih kurasa...
Apa yang diidam kini kecundang..dipertengahan jalan
Sungguh kau kejam...Mencalarkan luka yang pernah kau rawat...
Membiarkan aku dalam derita
Sebak dalam dada
C/O
Tidakku dendam...Diatas perbuatanmu itu..
Cuma kuharap usahlah kau kembali...
Kepada diri ini oh kasih....
Biarku hilang...insan yang kusayang...
Namun tak rela diri kau terus lagi...
biraku hilang...insan kusayang...
Tujuh Gunung Tujuh Lautan
Indahnya mendakap mimpi..
Damainya disudut hati....
Namun pada realiti...
Kasihmu tak kumilikki...
Dulu kita bahagia...
Berpanas berembun setia...
Kusangka untuk selamanya
Impian tak jadi nyata...
C/O
Kala malam ku kesunyian
Hanya berteman pungguk berlagu...
Kala siang kuhilangan...
Tiada teman pengubat rindu...
Dialam cinta kita bertemu
Namun akhirnya ku yang tersungkur
Menelan rindu membeban pilu
Menumpang kasih dirantai hatimu
Tujuh gunung tujuh lautan...
Tempuh bersama itu janjimu...
Namun kini aku rasakan...
Pedihnya hati ditinggal pergi oh kekasih...
Akan kutelan walaupun pahit..
Ini suratan
Taman Asmara
Pejalanan hidupku berubah kerna dirimu...
Sungguh aku menyintai dirimu pada segala...
Senyumanmu yang manis membuatku terpesona...
Terasa sungguh aku getarannya..
Engkau sememangnya pertama yang aku cinta.ohh...
Adakah engkau menyintai diriku insan biasa...
Janganlah engkau merasa curiga pada diri ini...
Sememangnya cintaku tulus suci...
Dahulu... Engkau dan aku bersama
Melangkah kaki mengharungi
Taman-taman asmara
Percintaan kita berakhir menjadi debu..
Kerana engkau curiga kesetiaanku..
Perubahan dirimu sekarang ketara beza..
Semua yang kita pernah harungi menjadi sepi..
Aku bagai tak percaya semuanya boleh berubah..
Tetapi aku...tetap menyintai dirimu..
Jauh dihatiku..engkaulah satu..
Jauh disudut hatiku..engkaulah satu...
Tiada Rindu Lagi
Imbasan kenangan rindu...
Berakhir sudah...
Telah ku abadikan dipusara kelukaan ini
Kini berputik kuntuman bunga penawar rindu
Merawat pedih memulih duka yang rapuh
Tinggallah rindu menjadi memori cinta
Biarlah berlalu tiada rindu lagi
Kini tiada rindu lagi hanya sementara
Namun pasti ku kembali
C/O
Kini... aku bahagia
Sepi... tanpa dia
Namun... ku yakin kan pasti ada
Menanti purnama tersenyum redha
Sinaran mentari yang menyinar mengundur diri
Sang purnama malam tersenyum indah mengiring doa
Bintang-bintang melambai pasti berkelip bagai
Merestu...
Menyuluh jalan menyisir kenangan rindu
Selamat tinggal rindu... rindu...
Rindu Serindu Rindunya
Berikanlah jawapan
Huraikanlah simpulan
Biar tenang jiwaku
Setelah kasih lama berlalu
Tidak mungkin kulupa
Perjanjian kita
Di bawah rumpun bambu
Di kala bulan sedang beradu oh..oh..
Mengapa terjadi perpisahan ini
Di kala asmara melebar sayapnya
Mengapa kau pergi di saat begini
Di kala hatiku terlukis namamu
Kalau memang tiada jodoh
Apa lagi nak ku heboh
Aku malu pada teman
Pada semua
C/O
Rindu ... rindu serindu rindunya
Namun engkau tak mengerti oh...oh
Pilu ... pilu sepilu pilunya
Namun engkau tak perduli
Malu ... semalu malunya
Namun apa daya orang tak sudi
Mahu ... semahu mahunya
Namun apa daya orang dah benci
Berikanlah jawapan
Huraikanlah simpulan
Biar tenang jiwaku
Aku malu
Indahnya mendakap mimpi..
Damainya disudut hati....
Namun pada realiti...
Kasihmu tak kumilikki...
Dulu kita bahagia...
Berpanas berembun setia...
Kusangka untuk selamanya
Impian tak jadi nyata...
C/O
Kala malam ku kesunyian
Hanya berteman pungguk berlagu...
Kala siang kuhilangan...
Tiada teman pengubat rindu...
Dialam cinta kita bertemu
Namun akhirnya ku yang tersungkur
Menelan rindu membeban pilu
Menumpang kasih dirantai hatimu
Tujuh gunung tujuh lautan...
Tempuh bersama itu janjimu...
Namun kini aku rasakan...
Pedihnya hati ditinggal pergi oh kekasih...
Akan kutelan walaupun pahit..
Ini suratan
![]() |
| Lagu:Acheed/Lirik:Arwah Along |
Pejalanan hidupku berubah kerna dirimu...
Sungguh aku menyintai dirimu pada segala...
Senyumanmu yang manis membuatku terpesona...
Terasa sungguh aku getarannya..
Engkau sememangnya pertama yang aku cinta.ohh...
Adakah engkau menyintai diriku insan biasa...
Janganlah engkau merasa curiga pada diri ini...
Sememangnya cintaku tulus suci...
Dahulu... Engkau dan aku bersama
Melangkah kaki mengharungi
Taman-taman asmara
Percintaan kita berakhir menjadi debu..
Kerana engkau curiga kesetiaanku..
Perubahan dirimu sekarang ketara beza..
Semua yang kita pernah harungi menjadi sepi..
Aku bagai tak percaya semuanya boleh berubah..
Tetapi aku...tetap menyintai dirimu..
Jauh dihatiku..engkaulah satu..
Jauh disudut hatiku..engkaulah satu...
![]() |
| Lagu/Lirik:Arwah Along |
Imbasan kenangan rindu...
Berakhir sudah...
Telah ku abadikan dipusara kelukaan ini
Kini berputik kuntuman bunga penawar rindu
Merawat pedih memulih duka yang rapuh
Tinggallah rindu menjadi memori cinta
Biarlah berlalu tiada rindu lagi
Kini tiada rindu lagi hanya sementara
Namun pasti ku kembali
C/O
Kini... aku bahagia
Sepi... tanpa dia
Namun... ku yakin kan pasti ada
Menanti purnama tersenyum redha
Sinaran mentari yang menyinar mengundur diri
Sang purnama malam tersenyum indah mengiring doa
Bintang-bintang melambai pasti berkelip bagai
Merestu...
Menyuluh jalan menyisir kenangan rindu
Selamat tinggal rindu... rindu...
Rindu Serindu Rindunya
Berikanlah jawapan
Huraikanlah simpulan
Biar tenang jiwaku
Setelah kasih lama berlalu
Tidak mungkin kulupa
Perjanjian kita
Di bawah rumpun bambu
Di kala bulan sedang beradu oh..oh..
Mengapa terjadi perpisahan ini
Di kala asmara melebar sayapnya
Mengapa kau pergi di saat begini
Di kala hatiku terlukis namamu
Kalau memang tiada jodoh
Apa lagi nak ku heboh
Aku malu pada teman
Pada semua
C/O
Rindu ... rindu serindu rindunya
Namun engkau tak mengerti oh...oh
Pilu ... pilu sepilu pilunya
Namun engkau tak perduli
Malu ... semalu malunya
Namun apa daya orang tak sudi
Mahu ... semahu mahunya
Namun apa daya orang dah benci
Berikanlah jawapan
Huraikanlah simpulan
Biar tenang jiwaku
Aku malu




